Pertemuan tersebut membahas tentang sejauh mana penanganan stabilitas sosial, keamanan, politik dan ekonomi masyarakat dalam rangka tahapan Pilkada sampai dengan persiapan seperti apa penanganan saat hari pencoblosan pada 9 Desember mendatang.
Termasuk, kata Parinringi, pihaknya juga memantau dan memastikan pengadaan logistik Pilkada seperti yang dilakukan di Kabupaten Kolaka Timur, dan yang terpenting juga adalah memastikan protokol kesehatan COVID-19 dapat diterapkan dengan baik.
Mantan Wakil Bupati Konawe ini juga mengaku, bahasan yang paling utama cenderung didiskusikan selain persiapan logistik adalah protokol kesehatan.
Baca juga: FKUB Dorong DPRD Bentuk Perda Kerukunan Umat Beragama di Kendari
"Nah, saat kita pantau di lapangan, teman-teman penyelenggara sudah mempersiapkan semua, mulai dari penyemprotan disinfektan di TPS, persiapan penyediaan masker, hand sanitizer, jarak diatur sampai disiapkan alat pengukur suhu tubuh bagi masyarakat yang akan memilih," katanya.
