Penerapan Prokes ini, ia menambahkan, beberapa wilayah sudah melakukan simulasi di lapangan, terkait mekanisme masyarakat yang datang mencoblos. Dalam simulasinya, diatur bagaimana tahapan mencoblos, di mana mendaftar dan setelah mendaftar diarahkan kemana.
"Termasuk akan disiapkan hand sanitizer, petugas juga disiapkan pengaman diri. Dan, bagaimana agar pemilih tidak bersentuhan langsung dengan petugas penyelenggara. Jadi itu sudah diatur semua, sudah ada SOP-nya," jelasnya.
Olehnya itu, Parinringi mengajak masyarakat pemilih agar mengikuti arahan Prokes yang telah ditetapkan pemerintah, yaitu dengan sering cuci tangan, jaga jarak, menggunakan masker dan bersama menjaga kestabilitas keamaman, sehingga Pilkada di Sultra dapat sukses sesuai dengan yang diharapkan.
"Atas nama Pemprov dari Kesbangpol dan atas nama tim Desk Pilkada, mengimbau masyarakat khususnya warga di kabupaten yang akan menyelenggarakan Pilkada untuk menyalurkan hak suaranya. Mari ke TPS memilih pemimpin tanpa ada intervensi dari pihak manapun," tutupnya. (B)
Reporter: Fitrah Nugraha
