6. Penambahan wali data untuk pengelolaan data stunting.

7. Keterlambatan rencana tindak lanjut audit kasus stunting.

8. Peningkatan evaluasi dan inovasi dalam laporan e-PPGBM dan IKG.

9. Peningkatan program inovasi Alokasi Dana Desa dalam penanganan dan pencegahan stunting.

Berdasarkan data Survei Kesehatan Indonesia (SKI) 2023, prevalensi stunting di Sultra mengalami peningkatan dari 27,7 persen di tahun 2022 menjadi 30 persen. Hal ini menjadi perhatian serius bagi Pemprov Sultra.