Peserta konsorsium lainnya, Kepala Seksi Guru dan Tenaga Kependidikan Dikbud Buton Tengah, Sulaiman, menyampaikan bahwa di Buton Tengah juga kekurangan guru namun akan difokuskan pada guru Taman Kanak-Kanak (TK) mengingat ada 15 penegerian TK yang baru.
Selain guru TK, Buton Tengah juga membutuhkan guru pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan (PJOK) dan guru Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) sehingga dengan adanya konsorsium ini ia dapat mengkoordinasikan dengan BKD terkait penerimaan ASN dan PPPK guru tahun 2024 di Kabupaten Buton Tengah. (A)
Penulis: Nur Fauzia
Editor: Haerani Hambali
