“Pada sektor alat dan mesin pertanian (alsintan), akan difokuskan pada distribusi Combine Harvester dan Power Thresher untuk meningkatkan hasil panen dan mengurangi kerugian pascapanen,” kata Musyafak, Jumat (13/12/2024).

Target produksi komoditas pangan strategis pada tahun 2025 antara lain padi sebesar 32,83 juta ton, jagung 16,68 juta ton, dan kedelai 334 ribu ton.

Untuk mendukung target ini, anggaran sebesar Rp 29,37 triliun akan disalurkan, dengan prioritas pada program swasembada pangan yang meliputi penyediaan Alsintan, pupuk subsidi, cetak sawah, dan optimasi lahan.

Dinas Tanaman Pangan dan Peternakan (Distanak) Sultra juga akan berperan aktif dalam mempercepat pencapaian target produksi melalui ekstensifikasi pertanian.

Kepala Distanak Sultra, La Ode Muhammad Rusdin Jaya, mengungkapkan bahwa pihaknya merencanakan pembukaan 5.726 hektare lahan sawah baru pada 2025, dengan Kabupaten Kolaka Timur (Koltim) sebagai daerah prioritas.