Baca Juga: Jadwal Lengkap dan Link Pendaftaran SNBP dan UTBK SNBT 2025

Koltim dipilih karena memiliki potensi besar dalam pengembangan lahan persawahan. Rusdin berharap langkah strategis ini dapat meningkatkan produktivitas padi dan mendukung ketahanan pangan di Sultra, yang dikenal sebagai Bumi Anoa.

“Mudah-mudahan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah pusat dan provinsi untuk mewujudkan swasembada pangan, khususnya komoditas padi di Sultra,” ujar Rusdin.

Ia juga berharap bahwa pembukaan lahan sawah baru ini dapat mempercepat peningkatan produksi padi di Sultra secara berkelanjutan dan menjadikan daerah tersebut sebagai salah satu lumbung pangan mandiri di Indonesia. (B)

Penulis: Sigit Purnomo