Untuk pengelolaan TPA yang lebih baik, tahun 2023 ini Pemerintah Kota Kendari melalui program LSDP mendapat bantuan dana dari Bank Dunia sekira Rp 80 miliar untuk membuat Tempat Pengelolaan Sampah Terpadu (TPST).  

Baca Juga: Diperkirakan Bakal Overload, DLHK Kendari Siapkan Solusi untuk TPA Puuwatu

“Untuk pengembangan TPST, TPA Puuwatu telah tersedia kurang lebih 1,6 hektare luasannya dengan sertifikat milik Pemerintah Kota Kendari,” ungkap Asmawa.

Tak hanya sumber energi terbarukan skala kecil di TPA Puuwatu, Kota Kendari juga menjadi salah satu lokasi kawasan industri yang masuk Proyek Strategis Nasional (PSN). Pabrik baterai listrik itu, berlokasi di Kecamatan Abeli dan Kecamatan Nambo. Kawasan Industri Kendari itu rencananya akan menggunakan lahan seluas 1.329 hektare.

Terkait PSN itu, Pemkot Kendari bekerja sama dengan PT Kendari Kawasan Industri Terpadu (KKIT) yang merupakan penerima mandat pelaksanaan PSN dalam pengembangan kawasan industri ini. 14 April 2022 lalu, PT KKIT menandatangani nota kesepahaman (MoU) Signing Framework Agreement dengan China Construction Third Engineering Bureau Group. Investasi diproyeksikan sekira 1 miliar dollar AS atau sekitar Rp 14 triliun.