Azrul menuturkan, beberapa bus yang rencana digunakan untuk kampanye akbar itu dibatalkan secara sepihak oleh PO bus tanpa alasan jelas. Padahal, kata Azrul, pihaknya sudah membayar pemesanan secara tunai.
Baca Juga: Sikapi Pernyataan Guntur Soekarnoputra Perihal Jokowi, TKN Prabowo-Gibran Janjikan Rekonsiliasi
“Tidak hanya bus, acara kampanye AMIN di daerah juga terpaksa pindah lokasi karena ada desakan pihak-pihak tertentu. Begitu pesawat dipersulit mendarat, bahkan spanduk baru dipasang lima jam sudah disita,” tutur Azrul yang juga Koordinator Nasional Garda Matahari.
Azrul menduga ada tekanan yang diterima oleh PO bus dari pihak-pihak tertentu untuk tidak ikut andil dalam upaya memuluskan perjuangan Anies-Muhaimin menang Pilpres 2024. Namun, Azrul meyakinkan bahwa upaya-upaya curang tidak akan menyurutkan semangat pendukung AMIN.
“Ini merupakan tindakan yang tidak terpuji yang dapat merusak nilai-nilai demokrasi yang sudah susah payah dibangun bersama,” ujarnya.
