KENDARI, TELISIK.ID - DPRD Sultra menekankan jika 500 TKA China benar-benar masuk di Sultra maka dapat memicu aksi besar-besaran.

Seperti yang disampaikan Ketua DPRD Sultra, Abdurrahman Shaleh. Menurutnya rencana masuknya 500 TKA China di PT Virtue Dragon Nickel Industry (VDNI) dapat memicu protes dari kalangan masyarakat.

Terlebih katanya, banyaknya penolakan yang terjadi di tengah masyarakat akibat rencana masuknya TKA China tersebut.

"Kalau jadi masuk di Sultra, bisa jadi akan rusuh, bisa jadi gejolak sosial. Bisa penuh Kantor DPRD Sultra ini karena demo besar-besaran," paparnya saat melakukan Meeting Zoom bersama Dewan Ketahanan Nasional (Wantannas), Rabu (17/6/2020).

Untuk itu, Abdurrahman Shaleh menekankan agar pemerintah pusat dapat menunda dulu kedatangan 500 TKA China tersebut sampai PT VDNI memenuhi semua kewajibannya selaku perusahaan pertambangan.