Hugua menjelaskan, perencanaan dua infrastruktur strategis tersebut kini telah masuk tahap awal dan mulai disinergikan dengan Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas).

"Kita sudah satu pandangan dengan Bappenas. Ini progres positif, dan saya yakin para pengusaha siap mendukung. Setahap demi setahap, kita akan wujudkan," tambahnya optimistis.

Pembangunan infrastruktur ini diharapkan dapat menjadi tonggak penting bagi transformasi ekonomi Sultra, sekaligus menjadikan Sultra sebagai simpul perdagangan baru di kawasan timur Indonesia. (C)

Penulis: Erni Yanti

Editor: Mustaqim