KENDARI, TELISIK.ID - Pancaroba adalah masa peralihan antara dua musim utama di daerah iklim muson, yaitu di antara musim penghujan dan musim kemarau.  

Masa pancaroba biasa ditandai dengan frekuensi tinggi badai, hujan yang sangat deras/lebat yang disertai petir, guntur dan angin kencang.

"Saat ini seluruh daerah di Sulawesi Tenggara telah memasuki musim kemarau, walaupun belum berada pada puncaknya," jelas Senior Prakirawan pada Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Sulawesi Tenggara (Sultra), Faisal Habibi, Jumat (14/8/2020).

Olehnya itu, ia mengimbau agar masyarakat tetap waspada dalam menghadapi musim kemarau tahun ini.

Baca juga: Kasus COVID-19 di Kendari Terus Naik, 26 Orang Lagi Terpapar