"Kecemasan masyarakat ini harus kita hilangkan. Kita harus bisa memberikan rasa aman kepada masyarakat dalam beraktivitas dan berusaha. Jangan sampai ada korban-korban yang lainnya," tambahnya.
Akar dari permasalahan begal adalah narkotika, Baskami juga mengaku prihatin dengan maraknya narkotika di Provinsi Sumatera Utara. Bahkan provinsi ini menjadi yang nomor satu penyalahgunaan narkotika.
"Iya, Provinsi Sumatera Utara juara satu paling banyak penyalahgunaan narkotika tahun 2022. Itu yang membuat kita semakin khawatir. Untuk itulah kita dorong kepolisian untuk memberantas narkoba, jangan hanya pengedar yang ditangkap. Tapi harus ditangkap bandar dan jaringannya," tuturnya.
Selain itu, Baskami juga mengajak agar seluruh lapisan masyarakat untuk berkomitmen memberantas dan mencegah peredaran gelap narkotika.
"Jadi, kami dari lembaga legislatif ini terus menyuarakan kepada masyarakat agar menolak dan jangan sentuh dan jangan gunakan narkotika. Kami juga berpesan kepada orang tua untuk mengawasi anak anaknya. Jangan sampai anak-anaknya menjadi pemakai narkoba. Peran orang tua sangat penting untuk mengawasi anaknya," terangnya.
