"Layani masyarakat dengan baik. Kegiatan pengamanan ini kami namakan Operator Lilin Toba 2022. Pengamanan di tempat khusus seperti bandara, terminal, serta pelabuhan khusus juga tidak terlepas dari kegiatan pengamanan ini," ungkapnya.

Selain menurunkan 13.591 personel. Petugas tim gabungan juga mempersiapkan 219 pos dengan rincian 120 titik pos pengamanan (PAM), 70 titik yanduan dan 29 titik pos terpadu. Setiap pos bisa digunakan bagi pemudik atau masyarakat yang membutuhkannya.

Baca Juga: DTPHP Muna Cari Calon Petani Penyuplai Jagung Kuning

"Seluruh masyarakat kami minta agar selalu mematuhi rambu lalulintas dalam melakukan perjalanan ke kampung halaman dan patuhi petunjuk dari petugas di lapangan. Operasi ini kami berlakukan mulai 23 Desember 2022 sampai 2 Januari 2023," terangnya.

Terpisah, Kepala Bidang Humas Polda Sumatera Utara, Kombes Pol Hadi Wahyudi mengatakan, untuk menciptakan keamanan dan masyarakat selama nataru. Mereka melarang adanya aktivitas menghidupkan petasan.