Oleh: Hasni Tagili, M.Pd

Aktivis Perempuan Konawe

TANGGAL 28 Oktober setiap tahunnya diperingati sebagai Hari Sumpah Pemuda. Terhitung sejak 1928 itu, lewat peristiwa heroik, kaum muda dicetuskan sebagai pelopor persatuan bangsa.

Penetapan Hari Sumpah Pemuda berawal dari Kongres Pemuda II yang berlangsung pada 27-28 Oktober dalam tiga kali rapat. Dari rapat pertama hingga rapat ketiga, kongres pemuda II ini menghadirkan 15 pembicara yang membahas berbagai tema.

Dalam pidato penutupan Kongres Pemuda Indonesia tersebut, Muhammad Yamin, yang saat itu baru berusia 25 tahun, mengedarkan secarik kertas kepada pimpinan rapat, Soegondo Djojopoespito, lalu diedarkan kepada para peserta rapat yang lain.