KONAWE, TELISIK.ID - Sungai Desa Muara Sampara, Kecamatan Kapoiala, Kabupaten Konawe, diduga tercemar limbah tambang. Pasalnya, air sungai tampak kuning gelap dan masyarakat mengeluh alami gatal-gatal.
“Khawatir kalau sungai hitam seperti ini, ikan juga pasti tidak ada. Cari ikan sekarang makin susah, harus melaut lebih jauh dari pantai," kata salah seorang nelayan Desa Muara Sampara, Aco, Kamis (30/5/2024) siang.
Ada dua lokasi yang diduga tercemar limbah yaitu di sungai dan di pantai Desa Muara Sampara. Limbah ini sudah ada sejak 6 tahun lalu, waktu dimulainya pengoperasian tambang nikel di Morosi. Dulu air sungai kuning seperti pada umumnya.
Warga Desa Muara Sampara, Novry mengaku, sejak dimulainya aktivitas tambang, sungai berangsur-angsur berubah warna, menjadi kuning gelap.
Baca Juga: Lukman Abunawas Sebut Monopoli Pertambangan jadi Penyebab Pemerataan Pembangunan Belum Tercapai
