BPOM mengungkapkan bahwa susu kental manis merupakan produk susu yang memiliki karakteristik kadar lemak susu tidak kurang dari 8 persen dan kadar protein tidak kurang dari 6,5 persen.

Terlepas dari pro dan kontra apakah susu kental manis bukan susu, jumlah rata-rata kalori susu kental manis per sajian adalah 130kkal. Kandungan tersebut pun 6 persen dari kebutuhan kalori harian yang dianjurkan dalam Angka Kecukupan Gizi (AKG) untuk orang dewasa, yaitu rata-rata 2150 kkal per hari.

Dengan kata lain, kalori susu kental manis bisa bantu penuhi angka kecukupan gizi jika dikonsumsi dengan takaran yang tepat sebagai pelengkap makanan dan minuman.

BPOM menempatkan susu kental manis ke dalam sub kategori susu kental dan analognya yang merupakan salah satu sub kategori dari kategori susu dan hasil olahannya. Dengan kata lain, regulasi tersebut menyanggah anggapan susu kental manis bukan susu karena pembuatan produk ini menggunakan susu.

Namun, perlu diingat bahwa SKM tidak boleh diberikan kepada bayi di bawah usia lima tahun (balita) karena anak usia ini masih memerlukan air susu ibu (ASI) untuk proses tumbuh kembang.