KENDARI, TELISIK.ID - Suyanto, pria berusia 42 tahun, masih setia dengan profesinya sebagai pedagang roti keliling.

Sejak 4 tahun terakhir, pria paruh baya yang tinggal di area Lapas Klas II Kendari Lepo-lepo itu sudah melakoni pekerjaannya dengan berjalan kaki puluhan kilometer jauhnya setiap hari.

Suyanto mengaku, roti yang dijualnya milik perusahaan rumahan yang berada di wilayah Kecamatan Baruga. Ia membelinya, lalu dijual kembali.

Harga yang ia beli dari pihak perusahaan roti bervariasi, mulai dari Rp 1.200 hingga Rp 1.400 per buah dan dijual kembali dengan harga Rp 2.000 per buahnya.

"Kalo untungnya tidak banyak, hanya cukup untuk kebutuhan sehari-hari saja," katanya saat dijumpai di area Tugu Religi Sultra (Eks MTQ), Selasa (31/8/2021).