"Saya sangat mendukung kegiatan swab antigen ini. Alhamdulillah dengan kegiatan ini, kita dapat mengetahui siapa saja ASN yang terkonfirmasi positif/negatif, sehingga kita bisa tenang dalam melaksanakan kegiatan - kegiatan perkantoran," ungkap ASN lainnya, Suharni.

Andi Ashar dan Suharni berharap, swab antigen massal untuk ASN Kota Kendari ini bisa mengurangi jumlah ASN Kota Kendari yang terpapar COVID-19 dan mereka bisa kembali beraktivitas dengan nyaman tanpa khawatir terjangkit.

Hingga hari keenam swab antigen yang digelar Pemkot Kendari, sekira 30 ASN lingkup Kota Kendari yang dinyatakan positif. ASN yang dinyatakan positif ini selanjutnya menjalani tes PCR untuk mengetahui apakah mereka terjangkit COVID-19 atau tidak.

Tes massal ini dilakukan, sebagai upaya Pemkot memutus rantai penyebaran COVID-19, sekaligus tracing terhadap ASN lingkup Pemkot yang terjangkit COVID-19. Data Pemkot Kendari menyebut  hampir 25 persen pasien COVID-19 yang dirawat selama ini berasal dari klaster ASN, dan 33 persen merupakan pegawai swasta. (B)

Reporter: Sumarlin