Akan tetapi, Syaiful Adnan telah menggubah kaligrafinya dengan gaya pribadi yang artistik dan khas dalam bentuk-bentuk yang menyerupai pedang yang tajam.

Surat Al-Hujaraat ayat 15 ditampilkan dalam latar putih dengan bidang-bidang tekstural dan garis-garis retak yang memberi kesan arkhaik. Rangkaian tanda-tanda visual itu mencitrakan lembaran naskah suci keramat yang diletakkan pada latar belakang warna redup hijau lumut.

Pada tahun 1970-an, kaligrafi Arab yang menggungkapkan ayat-ayat suci Al-Qur'an marak menjadi idiom Islami dalam seni lukis modern Indonesia.  

Hal itu sejalan juga dengan perkembangan seni lukis abstrak dan simbolis yang merepresentasikan nilai-nilai dan norma Islami.

Fenomena tersebut itu sebenarnya sejalan dengan gelombang pasang keimanan di seluruh dunia Islam pada tahun 1970-an di Indonesia pasca tumbangnya ideologi komunisme.