Setan menjadi pihak ketiga, bukan karena ingin merebut calon pasangan Anda. Namun, di saat manusia hilang kendali, dengan mudah setan menjerumuskan manusia ke lembah kemaksiatan.
2. Luruskan niat. Kuatkan tekad bahwa kita serius ingin menangani hubungan hidup. Bukan karena ingin koleksi kenalan, atau cicip-cicip, dan semua gelagat tidak serius. Membuka peluang, untuk memberi harapan palsu kepada orang lain. Tindakan ini termasuk sikap mempermainkan orang lain, bahkan termasuk kedzaliman. Bila tidak ingin disikapi seperti itu, maka jangan sikapi orang lain seperti itu. Nabi Shallallahu 'Alaihi Wasallam bersabda,
“Kalian tidak akan beriman sampai kalian memperhatikan sikap baik untuk saudaranya, dia ingin disikapi baik yang sama.” (HR. Bukhari & Muslim).
3. Menggali data pribadi, bisa melalui tukar biodata.
Masing-masing bisa saling menceritakan biografinya secara tertulis. Sehingga tidak harus melakukan pertemuan untuk saling cerita. Tulisan mewakili lisan. Meskipun tidak semuanya harus dibuka. Ada bagian yang perlu terus terang, terutama yang terkait data yang diperlukan untuk kelangsungan keluarga, dan ada yang tidak harus diketahui orang lain.
