KENDARI, TELISIK.ID - Seorang penganut agama Kristen bernama Gabriel Al-Romaani tak pernah berpikir untuk mualaf. Bahkan banyak orang yang mengenalnya, sangat tersentuh dengan ketaatannya dalam beribadah di gereja, ia juga sempat digadang-gadang bakal menjadi pendeta.
Sewaktu sekolah dulu, setiap berangkat dia akan mampir ke gereja untuk berdoa. Dia juga mengajak temannya untuk berdoa di gereja sebelum ke sekolah. Hal itu dilakukannya ke seluruh lingkungannya.
Dia juga mengikuti kelas untuk pembacaan Alkitab. Keputusannya itu sempat membuat keluarganya terkejut lantaran dirinya yang sangat berdedikasi di usia muda. Keputusannya itu juga membuat sang nenek senang, dan membuat sang nenek meyakini Gabriel akan menjadi seorang pendeta, seperti dilansir dari Viva.co.id.
Baca Juga: Profil dan Biodata Marcell Darwin, Ternyata Ini Alasannya Mualaf
Pengetahuan Gabriel akan Alkitab semakin luas lantaran hal tersebut. Dia menjadi penganut Katolik yang sangat taat. Namun suatu hari, dia dan temannya Kamal dari Bosnia berdiskusi, hingga membuat pertanyaan dari Kamal membuat Gabriel ragu akan keimanannya saat itu.
