Mengutip Cnnindonesia.com, tagar itu menggema lantaran sebagian netizen benar-benar ingin Shin Tae-yong mundur dari pelatih Timnas Indonesia. Sejumlah alasan menjadi faktor, salah satunya karena besarnya gaji pelatih asal Korea Selatan itu yang mencapai Rp 1 miliar per bulan, namun gagal memberikan prestasi.

Sementara itu sebagian warganet ingin ia mundur karena kasihan dengan karier pelatih 52 tahun tersebut. Shin Tae-yong dianggap memiliki kapasitas membuat tim lebih baik, akan tetapi karena kualitas pemain Indonesia yang 'terbatas' sehingga Skuad Garuda tetap jalan di tempat.

Baca Juga: Shin Tae Yong Siapkan Strategi Khusus Jelang Semifinal Leg Kedua Piala AFF 2022

Sejak direkrut PSSI pada akhir 2019, pencapaian Shin Tae-yong bersama Timnas Indonesia hanya sampai runner up Piala AFF 2020 dan medali perunggu SEA Games 2021. Selain itu ia juga membuat peringkat Timnas Indonesia dalam ranking FIFA meroket hingga ke posisi 151 dan membawa tim senior dan Indonesia U-19 lolos ke putaran final Piala Asia 2023.

Berdasarkan statistik seperti dikutip dari Cnnindonesia.com, permainan Indonesia tidak terlalu buruk, karena penguasaan bola Skuad Garuda tidak berbeda jauh dengan Vietnam. Hanya saja transisi yang kurang bagus dari menyerang ke bertahan membuat Indonesia seperti mudah ditembus tuan rumah.