Mu'min menyebut bahwa target nasional untuk partisipasi pemilih pada Pilkada 2024 adalah sekitar 70 persen, dan khusus Sulawesi Tenggara berhasil mencapai 81,33 persen.

Walau angka partisipasi pemilih termasuk baik, Mu'min mengatakan evaluasi tetap dilakukan untuk memastikan kualitas partisipasi yang lebih baik ke depannya.

"Namun, dalam evaluasi ini juga ditemukan adanya kendala terkait komunikasi internal yang kurang optimal, yang menyebabkan disintegrasi antardivisi dalam KPU," ungkap Mu'min.

Permasalahan ini akan menjadi fokus perhatian KPU Sultra dalam upaya perbaikan kinerja untuk memastikan penyelenggaraan pilkada yang lebih efektif dan terkoordinasi di masa depan. (C)

Penulis: Erni Yanti