SURABAYA, TELISIK.ID - Sebanyak 43 dokter dan 58 perawat di Jatim meninggal dunia karena terpapar COVID-19 selama tahun 2020. Jumlah tersebut bisa dibilang tertinggi se-Indonesia.
Kepala Dinas Kesehatan Jatim dr. Herlin Ferliana mengatakan, selain dokter dan perawat yang meninggal karena COVID-19, pihaknya juga mencatat tenaga bidan dengan jumlah 23 orang juga meninggal karena terpapar COVID-19.
“Selain profesi tersebut, profesi lainnya di tenaga kesehatan misalnya dokter gigi, ahli kesehatan masyarakat, terapis gigi dan mulut, nutrisionis, penata anestesi dan tenaga elektromedis jumlahnya masing-masing 1 orang yang meninggal dunia,” ujarnya saat dikonfirmasi di Surabaya, Minggu (27/12/2020).
Herlin mengungkapkan, dengan jumlah tersebut, pihaknya berharap tak ada peningkatan lagi di tahun 2021 dengan adanya pengetatan prokes di tengah masyarakat.
Baca juga: Pemda Muna Genjot Pembangunan Fisik Tuntas Sebelum 2021
