“Tahun ini ujian berat buat saya, tidaklah mudah, sebab belum genap 100 hari kepergian istri saya, tiga hari lalu kami kehilangan orang tua yang mengandung, melahirkan, merawat , membesarkan, dan membimbing kami dengan ikhlas dan penuh kasih sayang,” ujarnya dengan penuh haru,l.

Tahun yang terasa berat, lanjut Ali Mazi, karena di tengah-tengah perjuangannya sebagai gubernur yang harus membangun Sultra untuk masa kini dan akan datang, diuji Allah Swt dengan kehilangan dua sosok di balik kesuksesannya dalam menjalankan kehidupan.

“Saya kehilangan dua sosok yang luar biasa mensuport dalam menjalankan tugas, baik sebagai ayah maupun menjalankan tugas di Sultra, namun agama mengajarkan untuk sabar dan ikhlas,” katanya.

Sebagai anak tertua dari tujuh bersaudara, ia mengetahui bagaimana perjuangan ibundanya membesarkannya, dengan doa dan dzikir demi kesehatan keselamatan anak dan cucu-cucunya.

Baca Juga: Seluruh Wilayah Zona Hijau, Kendari Masuk Level 1