Puncak kegiatan berlangsung selama tiga hari, yakni pada 17 hingga 19 November 2025, yang diikuti oleh tim manajemen sekolah, para koordinator, serta guru. Dalam pelatihan tersebut, peserta melakukan proses finalisasi sejumlah dokumen utama sekolah yang menjadi dasar pengelolaan dan pengembangan institusi.

Dokumen tersebut meliputi profil sekolah, rencana kerja tahunan, standar pembelajaran, dokumen peningkatan kompetensi pendidik dan tenaga kependidikan, serta berbagai program kerja strategis lainnya yang akan dijalankan secara terstruktur.

Kepala SMAN 12 Kendari, Sudarso, menyampaikan bahwa kegiatan pelatihan dan pendampingan ini memberikan manfaat dalam memperjelas arah pengelolaan sekolah ke depan.

“Dalam pelatihan ini kami mendapatkan pendampingan intensif tentang bagaimana merumuskan visi dan misi secara proporsional, menyusun program kerja sesuai kebutuhan sekolah, serta merencanakan kegiatan pembelajaran untuk persiapan program tahun pelajaran 2026/2027,” ujarnya saat ditemui, Rabu (10/12/2025).

Ia menambahkan bahwa proses pendampingan juga membantu sekolah dalam membenahi sistem pembelajaran agar lebih terarah.