Baca juga: 12 Aplikasi Ini Gratis Digunakan Siswa untuk Belajar Online
"Saya melihat memang sudah ada perhatian tapi belum sampai pada langkah-langkah yang sistematis, cuma aspek-aspek tertentu saja, seperti kesehatan, padahal pendidikan perlu juga, karena ini penting," paparnya.
Katanya, tak ada yang tahu pandemi COVID-19 kapan selesai, tetapi anak-anak ini terus bertumbuh dan perlu belajar. Maka dari itu, pemetaan perlu, gugus kendali jangan hanya ada di provinsi, tapi juga di kabupaten dan kota, bahkan sampai kecamatan.
Laporan harian Gugus Tigas COVID-19 Sultra Update per 19 juli 2020 terdapat 587 kasus positif, 121 diantara berasal dari kendari. Angka ini terus naik sejak diberlakukannya New Normal.
"Kalau kita di Kendari kan seperti Kecamatan Abbeli dan daerah pinggir itu adalah daerah homogen, kalau SMP 1 dan SMA 1 itukan heterogen, jadi harus dipetakan peserta didik sekolah tersebut berasal dari mana daerahnya hijau atau merah, sehingga harus mendapatkan perlakukan yang berbeda, itulah pentingnya pemetaan," urai Abdullah Alhadza.
