JAKARTA, TELISIK.ID - Dugaan penyadapan ilegal terhadap Presiden Prabowo, sejumlah menteri, politisi hingga LSM menjadi sorotan. Namun, Yusril mengaku belum menerima laporan mengenai Gibran.

Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan, Yusril Izha Mahendra, belum mengetahui apakah Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka turut menjadi sasaran penyadapan ilegal yang kini ditangani Bareskrim Polri.

Yusril menyampaikan hal tersebut ketika ditanya mengenai kemungkinan Gibran masuk dalam daftar pihak yang disadap. Ia mengaku belum mendapatkan informasi mengenai keterlibatan orang nomor dua di Indonesia itu dalam kasus tersebut.

“Wallahualam bissawab,” kata Yusril di Jakarta, seperti dikutip dari SindoNews, Rabu (4/11/2026).

Ia menjelaskan, informasi yang diterimanya sejauh ini baru menyebut Presiden Prabowo Subianto, sejumlah menteri, dan politisi sebagai pihak yang diduga menjadi target penyadapan.