"Sepertinya mereka mudik dalam waktu yang lama, karena semua barang-barangnya ikut dibawa pulang. Yah, mau bagaimana lagi, di sini juga mereka tidak ada penghasilan apa-apa," katanya.

Apalagi, lanjut dia, kekhawatiran mereka terhadap COVID-19 ini semakin tinggi ketika Kota Kendari sudah masuk dalam zona merah. Ditambah tidak ada pekerjaan, rasa khawatir pun menjadi-jadi, maka bagi mereka tidak ada pilihan lain selain mudik, meski sudah ada imbauan untuk tidak pulang kampung sementara waktu ini.

"Saya pun juga sama, meski sebagai penjaga kos, tetapi sudah jarang tinggal disini. Lebih banyak ikut di rumah teman yang kebutuhan dapurnya masih memadai," lanjutnya.

 

Reporter: Fitrah Nugraha