Dalam rencana rekrutmen CPNS 2026, pendidikan terendah untuk dosen adalah magister atau S2. Namun demikian, kebutuhan terbesar perguruan tinggi saat ini justru berasal dari dosen berlatar belakang pendidikan doktoral. Oleh karena itu, alumni program pendidikan doktor menjadi salah satu sasaran utama kebijakan ini.
“Ini kesempatan yang bagus bagi alumni PMDSU untuk berkarier sebagai dosen PNS,” kata Sri Suning.
Staf Khusus Mendiktisaintek, Badri Munir Sukoco, menambahkan bahwa dalam rencana strategis kementerian hingga 2030, Indonesia menargetkan proporsi dosen berkualifikasi S3 mencapai 32 persen. Saat ini, target tersebut masih cukup jauh dari realisasi sehingga dibutuhkan langkah afirmatif.
“Kita masih kekurangan sekitar 21.550 dosen berkualifikasi doktor, sehingga PMDSU menjadi salah satu program kunci untuk menutup kebutuhan tersebut,” ujarnya.
Sejak diluncurkan pada 2013, Program Pendidikan Magister menuju Doktor untuk Sarjana Unggul atau PMDSU telah menghasilkan 873 alumni. Dari jumlah tersebut, sekitar 81 persen terserap di perguruan tinggi, sementara sisanya berkarier di sektor non-akademik.
