“Kami sudah mengonfirmasi bersama tim KPU-M dan dari pihak kampus juga mengatakan akan mengusut tuntas pelaku perusakan fasilitas kampus tersebut,” ujarnya, Minggu (5/2/2023).

Setelah mengonfirmasi sebanyak dua kali kepada pihak kampus, KPU-M merasa kecewa karena sampai sekarang belum ada titik terang.

Baca Juga: Oknum Satpol PP Muna Mengamuk Hambur Kotak Suara Pilkades

Sekretaris KPU-M, Mega Liliana Hardidin mengatakan, pihaknya sudah memberikan nama-nama saksi perusakan kotak suara dan dari pihak birokrasi sudah memberikan surat panggilan para saksi namun saksi tidak pernah hadir memenuhi panggilan sampai saat ini.

“Kami maklumi karena susah juga para saksi tidak mau datang menjadi saksi walaupun sudah diberikan surat panggilan. Maka dari itu kami meminta pihak birokrasi segera menindaklanjuti karena persoalan ini sudah agak lama, jika memang tidak ada tindak lanjut maka kami akan melakukan aksi demonstrasi,” tutupnya. (B)