Setiap hari, Sataria memunguti botol, kardus, dan barang bekas di tempat-tempat sampah di pinggir jalan raya tanpa mengenakan sandal. Tidak ada kata malu atau pun mengeluh baginya sebab, memulung sudah menjadi profesi yang sejak lama ia tekuni.
Baca Juga: Tinggal di Lahan Orang, Pemulung Ini Tetap Bisa Sekolahkan 2 Anaknya
Meski Sataria berprofesi sebagai pemulung, kenyataannya ia juga pernah kecurian. Padahal yang ia kumpulkan bukanlah barang beharga melainkan barang bekas yang ingin ditimbangnya. Namun orang lain tetap juga mencurinya.
Sataria sudah terbiasa memulung tanpa mengenakan sandal. Seakan rasa sakit saat berjalan di atas bebatuan dan aspal yang panas karena terik matahari sama sekali tidak dirasakannya.
Baca Juga: Pernah Jadi Karyawan Proyek, Pemulung Ini Rupanya Jarang Diberi Upah
