Selain dolar AS, rupiah terhadap euro juga mengalami perbedaan signifikan dibandingkan sumber data lain. Di Google Finance, rupiah sempat terpantau di level Rp8.348,50 per euro, yang berarti mengalami penguatan lebih dari 50 persen.
Padahal, berdasarkan data Bank Indonesia dan sejumlah layanan perbankan, rupiah masih bertengger di level Rp16.889 per euro.
Kejadian ini mengingatkan pada insiden sebelumnya di mana Google Finance juga sempat mengalami kesalahan dalam menampilkan harga saham dan nilai tukar mata uang.
Pengguna yang aktif di dunia investasi dan perdagangan valas tentu merasa dirugikan dengan kesalahan ini, mengingat akurasi informasi finansial sangat krusial dalam pengambilan keputusan.
Baca Juga: Indonesia Pede Kebal dari Ancaman Kebijakan Tarif Perdagangan Seratus Persen Trump
