Hal itu diungkapkan oleh situs Vietnam 24h.com.vn, pada Selasa (16/3/2021) mengatakan bahwa plasenta alias ari-ari manusia ternyata juga dikonsumsi di Tiongkok.

Menurut laporan itu, plasenta dijual secara diam-diam di pasar gelap China, meskipun sudah ada larangan dari pemerintah China.

Beberapa orang membeli plasenta dari rumah sakit, rumah duka, dan pabrik pengolahan limbah medis dengan harga sekitar 80 yuan (Rp170 ribu)/potong.

Lalu menjualnya kembali ke toko plasenta ilegal di pasar gelap seharga ratusan yuan.

Pada hari yang sama, Global Times juga menemukan plasenta manusia untuk dijual di banyak situs, termasuk Xianyu, platform perdagangan barang bekas Alibaba.