Namun hingga saat ini sudah tiga kali pengusulan diajukan ke Pemkab Wakatobi, tapi belum ada realisasinya.
"Kami juga heran Pak, sudah tujuh kali usulan kami ajukan ke Pemkab Wakatobi, tapi SK tenaga pengangkut sampah ini tidak diproses. Entah apa masalahnya, sementara mereka ini digaji sesuai SK," jelas Idris Pou.
Keputusan petugas kebersihan berhenti bekerja rupanya menimbulkan kekhawatiran dari sejumlah warga akan kebersihan lingkungan tempat tinggalnya. Mereka meminta pihak kelurahan segera menyelesaikan permasalahan ini agar tidak ada yang dirugikan.
”Mereka ini sudah bekerja selama enam bulan lebih dan tidak digaji. Dua minggu ini mereka tidak lagi angkut sampah, sehingga ini meresahkan masyarakat, karena bau busuk sampah yang lama di tong sampah,” ungkap Adi Majuun, Warga Kelurahan Waha. (A)
Reporter: Boy Candra Ferniawan
