Studi menunjukkan bahwa kesepian yang berlangsung selama beberapa tahun bisa meningkatkan tekanan darah secara signifikan. Perasaan takut akan penolakan dan kekecewaan yang dialami oleh seseorang yang sering menyendiri dapat mengubah cara tubuh bereaksi, termasuk dalam hal mengatur tekanan darah.
7. Marah-Marah
Kebiasaan marah-marah ternyata bukan sekadar merugikan secara sosial, tapi juga bisa berdampak negatif pada kesehatan fisik, khususnya tekanan darah. Saat seseorang marah, otak akan memerintahkan aliran darah dari usus ke otot sebagai persiapan untuk menghadapi ancaman.
Hal ini diikuti oleh peningkatan denyut jantung, laju pernapasan, dan tentunya tekanan darah. Jika kondisi ini berlangsung terus menerus, metabolisme tubuh bisa terganggu dan menyebabkan kerusakan pada berbagai sistem tubuh. (C)
Penulis: Ahmad Jaelani
