"Airnya memang naik sampai ke rumah warga tetapi tidak lama air itu surut lagi. Parahnya itu di bagian sungai, sampai perahu milik nelayan pun tenggelam," terangnya lagi.

Jafar, salah satu pemilik perahu di Lingkungan Bari, Kelurahan Reo mengaku kalau banjir tersebut sangatlah besar hingga membuat perahunya tenggelam. Bahkan ia mengaku tak sempat menyelamatkan perahunya dari terjangan banjir besar.

"Banjirnya besar Pak. Saya terpaksa pasrah dengan keadaan ini. Perahu saya tenggelam, mesin dan pukat yang ada dalam perahu juga ikut tenggelam," ungkap Jafar.

Hal serupa juga dikatakan Raja Moto, salah satu nelayan pemilik perahu. Ia mengaku, perahunya tenggelam karena air sungai meluap begitu deras, sehingga ia hanya bisa menjaga diri, sementara perahunya tak bisa diselamatkan.

Baca Juga: Gelar MTQ IX, Jadi Ajang Pencarian Bibit Wakili Bombana di Tingkat Provinsi