Data Dikmudora Kota Kendari menyebutkan, sebanyak 17 siswa dinyatakan tidak aktif mengikuti kegiatan belajar dari rumah, semuanya dari jenjang pendidikan SMP. Dari jumlah itu satu di antaranya telah menikah, sedangkan 16 siswa mengikuti orang tua bekerja.
Meskipun terjadi peningkatan persentase angka putus sekolah, namun di sisi lain terjadi peningkatan Angka Partisipasi Murni (APM) di Kota Kendari. (B)
Reporter: Musdar
Editor: Haerani Hambali
