Tio sudah melakoni profesi ini sejak puluhan tahun yang lalu setelah ditinggal oleh suaminya, yang pergi menghadap Sang Ilahi.

"Saya sudah lupa kapan tepatnya saya mulai berjualan, tapi yang pasti sudah puluhan tahun, sejak suami saya meninggal dunia," tambahnya.

Meski demikian, di usianya yang semakin tua, ia tak ingin berpangku tangan, mengharap iba dari orang lain. Tio juga mengaku tak bisa hidup jika hanya duduk diam di rumah. Sejak kecil ia sudah terbiasa dengan kerja keras.

"Saya tidak bisa kalau hanya duduk diam, sakit-sakit badanku. sejak kecil saya sudah terbiasa bekerja keras," pungkasnya. (C)

Reporter: Wa Ode Umratul Khazanah