Dalam agenda lainnya, Wa Ode Rabia juga terlihat bersama Wakil Menteri Perlindungan Pekerja Migran Indonesia, Dzulfikar Ahmad Tawalla, dalam rapat kerja bersama.
Sementara itu, program SMK Go Global ditargetkan mencetak 500.000 pekerja migran terampil hingga 2029. Program tersebut menyasar berbagai sektor pekerjaan, di antaranya kesehatan, manufaktur, dan perhotelan.
Baca Juga: Bupati Muna Sidak SPBU, Tekankan Pengisian Sesuai Barcode
Program ini juga membuka kesempatan bagi masyarakat dengan latar belakang pendidikan yang beragam, mulai dari lulusan SMK, SMA, hingga sarjana, sesuai dengan persyaratan dan ketentuan yang berlaku.
Wa Ode Rabia mendukung agar peluang tersebut dapat diakses masyarakat Sulawesi Tenggara, termasuk mereka yang berada di wilayah kepulauan. Karena itu, penyebaran informasi mengenai program menjadi salah satu bagian penting dalam memperluas akses calon pekerja migran.
