KENDARI, TELISIK.ID - Bau sampah yang tak sedap sudah menjadi sarapan setiap hari bagi La Dati, pria 57 tahun yang bekerja sebagai pemulung.
Demi memenuhi kebutuhan hidup istri dan ke 3 anaknya, La Dati warga Kelurahan Bende, Kecamatan Kadia, Kota Kendari ini tetap sabar menjalani pekerjaannya. Sudah 4 tahun La Dati mengais rezeki dari sampah sejak pria asal Kabupaten Muna ini tak mampu lagi bekerja sebagai kuli bangunan.
"Saya kerja begini sudah ada 4 tahun, kalau dulu saya kerja sebagai kuli bangunan hanya sudah tidak mampu. Ya, begini saja yang bisa memulung," ujarnya Jumat (29/7/2022).
Selama di jalanan, La Dati mengaku harus berkawan dengan panas dan debu aspal demi mengais sampah demi sampah. Dengan selembar baju dan topi yang selalu dikenakannya berhari-hari, dia menyisir tempat-tempat sampah.
"Namanya juga saya cari kehidupan sehari-hari pasti ketemunya sampah hanya seperti ini saya bisa lakukan," ujarnya Kamis (28/7/2022).
