Kakek mempunyai dua orang anak yang sudah bekerja, namun kedua anaknya sudah dua tahun tidak pernah pulang, ia hanya bisa berkomunikasi dengan anaknya melalui telepon yang dipinjamnya dari tetangganya.

"Kadang anak saya mengirimkan sedikit uang untuk membantu kebutuhan sehari-hari, tapi empat bulan, bahkan lima bulan sekali" ucapnya, Kamis (27/10/2022).

Ia memulung dari pukul 07.00 Wita hingga 17.00 Wita. Ia memulung karena sudah tidak bisa bekerja yang lain lagi, Kakek Aris mengidap penyakit sakit pinggang yang sudah lama dialaminya.

"Saya sudah 22 tahun menjadi pemulung. Untuk menyambung hidup dari hasil mulung biasanya saya jual 3 hari sekali dengan harga biasanya Rp 40 ribu sampai Rp 50 ribu," ungkapnya.

Baca Juga: Hasma, Seorang Ibu yang Selalu Bawa Anak Saat Memulung