"Kami menduga ada kongkalikong dari pemerintah menipu demonstrasi bahwa TKA dibatalkan masuk, jadi kami tetap konsisten melakukan aksi ini untuk berjaga-jaga," ujarnya.

Diketahui, aksi penolakan kedatangan TKA China hari ini yang tergabung dari beberapa element tersebut melakukan aksi blokade di Gerbang Ranomeeto, karena pihaknya tidak ingin kecolongan lagi seperti saat kedatangan TKA gelombang pertama dan kedua.

Reporter: Hamka Dwi Sultra

Editor: Kardin