"Dulu dengan rujukan berjenjang itu satu pasien secara waktu bisa sampai dua minggu lebih untuk mendapatkan selesai pengobatan," ujarnya.

Dengan penerapan rujukan berbasis kompetensi, waktu pelayanan tersebut diharapkan dapat dipangkas menjadi kurang dari satu minggu.

Selain memangkas waktu pelayanan, sistem baru tersebut juga berpotensi mengurangi biaya yang harus dikeluarkan dalam proses pelayanan kesehatan melalui JKN.

Menurut Andi, sistem rujukan berjenjang membuat biaya pelayanan harus dikeluarkan pada setiap tahapan yang dilalui pasien. Dengan mengarahkan pasien langsung ke fasilitas kesehatan yang sesuai dengan kebutuhannya, sejumlah tahapan tersebut dapat dipangkas.

"Dengan memotong langsung ke center yang memang tujuannya demikian, itu bisa memotong cost hingga 50%," katanya.