Potensi efisiensi tersebut dinilai semakin besar apabila sistem tersebut diterapkan terhadap jumlah pasien yang banyak, terutama pasien dengan penyakit jantung yang termasuk dalam kelompok penyakit dengan beban pembiayaan kesehatan tinggi.
Rumah Sakit Dituntut Tetap Efisien
Di sisi lain, penerapan sistem rujukan baru juga membuat rumah sakit menghadapi tuntutan untuk meningkatkan efisiensi tanpa mengurangi kualitas pelayanan dan keselamatan pasien.
Andi menegaskan, rumah sakit harus mampu menjaga keberlangsungan operasional sekaligus memastikan pasien tetap memperoleh pelayanan yang sesuai standar.
"Kami dari sisi rumah sakit juga harus, tahap pertama dari semua itu adalah harus survive tanpa mengorbankan kualitas. Jangan pasiennya jadi korban," ujarnya.
