Menurut WON, perempuan mendapat keutamaan dari sang pencipta, sebagai yang doanya didengar, hati dan ucapannya bagai jimat hidup bagi suami dan anak-anaknya.
Baca Juga: Jadi Syarat Mudik, Stok Vaksin Booster di Kendari Tak Cukup hingga Lebaran
Oleh karenanya, dia berpesan untuk perempuan Indonesia, perbaiki diri dan pantaskan diri untuk menjadi perempuan sakral ucapan dan doanya.
Jangan hidup untuk diri sendiri, karena bagi WON masa depan anak-anak, emas atau lumpurnya ada dalam doa-doa dan ucapan orang tua. Suami juga demikian, baik buruknya terletak pada ucapan dan doa istri dan ibunya.
"Tanpa sadar ujung dari semua semangat gerakan perempuan adalah kembali kediri perempuan itu sendiri," ucapnya. (C)
