1. Kopi dikaitkan dengan penurunan risiko disfungsi ereksi

Sejumlah penelitian mengamati hubungan antara konsumsi kafein dan risiko disfungsi ereksi, yaitu kondisi ketika pria mengalami kesulitan mencapai atau mempertahankan ereksi.

Kafein dapat memengaruhi pembuluh darah dan relaksasi otot polos. Mekanisme ini menjadi salah satu alasan konsumsi kafein diteliti kaitannya dengan aliran darah, termasuk yang berperan dalam proses ereksi.

Studi yang diterbitkan dalam jurnal PLOS One pada 2015 menemukan bahwa pria yang mengonsumsi sekitar 85–170 miligram kafein per hari memiliki risiko disfungsi ereksi 42 persen lebih rendah dibandingkan mereka yang tidak mengonsumsi kafein.

Meski demikian, angka tersebut menunjukkan hubungan yang ditemukan dalam penelitian, bukan bukti bahwa kopi secara langsung mencegah disfungsi ereksi. Kondisi kesehatan, usia, kebiasaan merokok, aktivitas fisik, dan faktor lainnya juga dapat memengaruhi risiko gangguan tersebut.