Karena itu, kopi tidak dapat menggantikan pemeriksaan dan penanganan medis bagi pria yang mengalami gangguan ereksi.
2. Kafein berpotensi memengaruhi kadar testosteron
Testosteron merupakan hormon yang berperan dalam perkembangan karakteristik seksual pria, libido, massa otot, serta sejumlah fungsi tubuh.
Penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Nutrients pada 2024 menemukan adanya peningkatan kadar testosteron setelah olahraga pada atlet yang mengonsumsi kafein sebelum latihan dibandingkan kelompok tanpa kafein.
Temuan tersebut menunjukkan bahwa hubungan kafein dan testosteron dapat berkaitan dengan aktivitas fisik. Namun, hasil penelitian pada atlet tidak otomatis berlaku bagi semua pria dalam aktivitas sehari-hari.
