Baca juga: IJTI Korda Surabaya Kecam Kekerasan Terhadap Jurnalis Televisi
Di hadapan petugas, korban Wati mengaku, ia dan suaminya sedang memperbaiki rumahnya dan saat istirahat, suaminya bermain dengan cucunya Andinu (13) yang sudah beranjak dewasa.
Melihat keakraban tersebut, tersangka yang dalam keadaan mabuk, mendatangi suami korban dan langsung mencekik leher suaminya.
"Saya kaget Pak, dia langsung cekik leher suamiku dan dia pukul mukanya, hingga saya lari bantu suamiku. Tapi saya juga dia pukul muka dan badanku Pak. Makanya saya punya bibir ini pecah dan masih berdarah. Dia memang begitu kalau sudah mabuk dia tidak suka kalau saya dengan suamiku bermain sama cucuku, seperti dia cemburu," ungkap Wati sambil menghapus air matanya, Minggu (30/8/2020).
Katanya, sang Kakak telah sering melakukan hal kasar terhadapnya, terlebih ketika dalam keadaan mabuk.
