KENDARI, TELISIK.ID – 60 persen mata kuliah Program Studi (Prodi) Ilmu Politik, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Halu Oleo (UHO) Kendari, akan direvisi karena sudah tidak relevan, dengan kebutuhan dan kepentingan pasar saat ini.
Hal itu diungkapkan, Ketua Prodi Ilmu Politik UHO, Najib Husain dalam giat lokakarya kurikulum Prodi Ilmu Politik, ia menyampaikan sekitar 60 persen akan direvisi, kemudian 20 persen mata kuliah pilihan akan naik menjadi mata kuliah wajib serta 20 persennya lagi adalah mata kuliah lama yang tetap dipertahankan.
"Jadi memang kita akan melakukan revisi yang cukup besar nantinya," katanya.
Di antaranya kata dia, mata kuliah politik lingkungan yang selama ini belum ada, ke depannya akan menjadi mata kuliah wajib, seperti halnya mata kuliah yang berkaitan dengan partai-partai politik, salah satunya mata kuliah tentang survei dan poling.
Sehingga ke depannya, Prodi Ilmu Politik nantinya akan berkonsentrasi pada persoalan politik lokal, persoalan parlemen dan persoalan perbandingan-perbandingan politik, termasuk politik lingkungan.
